Buang Jung, Bupati : Pelestarian Budaya Sekaligus Pengenalan Tradisi Pada Generasi Muda

Lepar Pongok - Tradisi Buang Jung kembali digelar tahun ini oleh masyarakat Suku Sekak, yang merupakan salah satu kelompok masyarakat yang hidup dan menetap di desa Kumbung dan desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar Pongok, Bangka Selatan. Dimana sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai nelayan.

Tradisi yang dilaksanakan di Desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok, Senin (15/7/2019) ini merupakan tradisi Suku Sekak untuk menolak bala serta sebagai wujud rasa syukur atas tangkapan hasil laut sekaligus memohon perlindungan Tuhan ini merupakan bentuk dari kepedulian tokoh budaya dan tokoh masyarakat desa kumbung terhadap pelestarian budaya. 
 
Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer, S.T, M.M, M.Si mengatakan Tradisi Ritual Adat Buang Jung ini merupakan salah satu kekayaan budaya daerah Bangka Selatan yang tidak hanya menjadi tradisi yang dilestarikan oleh masyarakat desa kumbung, akan tetapi juga bisa menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik sebagai penopang kegiatan kepariwisataan.

"Banyak filosofi yang bisa kita ambil dari ritual buang Jong ini, satunya adalah sebagai wujud rasa syukur terhadap alam, gotong royong dan sebagai jembatan silaturahmi antar sesama yang ada dalam masyarakat kita yang masih tetap terjaga," terang dia.

Dirinya juga menyadari bawa generasi sekarang ini banyak yang malu dengan budayanya sendiri Bahkan banyak yang tidak tahu dengan tata cara adat istiadat budaya daerah yang pernah berkembang di Bangka Selatan. Hal tersebut menurutnya, menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga, memperkenalkan kembali dan melestarikan adat-istiadat itu dari generasi ke generasi.

"Kegiatan-kegiatan seperti inilah yang tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian budaya daerah tetapi memberikan Efek kepedulian pada masyarakat kita untuk terus melestarikan budayanya khususnya pengenalan pada generasi muda," pungkas dia sembari berharap kegiatan tersebut akan terus ditingkatkan untuk kemajuan kepariwisataan di Bumi Junjung Besaoh. 

Sementara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melalui Kepala Dinas Kebudayaan  dan Pariwisata Prov. Kep. Babel, Drs. Rifai mengungkapkan Buang Jong mempunyai nilai yang sangat strategis yaitu mempertahankan akar budaya yang telah lama tumbuh dimasyarakat dan diyakini memberi nilai manfaat yang positif .

"Mari kita bersama sama untuk memberi suport untuk kegiatan kegiatan ini baik saat ini maupun dimasa yang akan datang," ungkapnya sekaligus langsung membuka secara resmi acara Buang Jong. (*tim)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Edo Lebiro | Geger Agung Satria
Fotografer: 
Erwin Saputra
Editor: 
Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo