World Cleanup Day Bangka Selatan

Toboali - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) Menggelar Aksi Bersih Bersih Terbesar di Dunia "World Cleanup Day" di wilayah Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (21/9/2019).

Wold Cleanup Day merupakan aksi bersih-bersih terbesar di dunia dan dilaksanakan secara serentak 157 Negara dan 34 Provinsi dengan melibatkan 13 juta relawan Indonesia, aksi ini telah berjalan dengan baik pada tahun 2018 lalu melalui 34 Provinsi dan menorehkan sejarah dalam isu kebersihan lingkungan khususnya di Indonesia, dan kegiatan ini mengantarkan Indonesia menjadi negara pertama yang memimpin aksi cleanup terbesar di dunia melibatkan 7,6 juta telawan.

Dalam sambutannya Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer, S.T, M.M, M.Si melalui Pj. Sekertaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Achmad Ansyori, S.H, M.Si menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Basel demi menciptakan lingkungan yang bersih, dan ini akan menjadi saksi bahwa kita senantiasa selalu berusaha untuk terus besama-sama bersatu menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat 

"Hari ini kita bersihkan bersama-sama pesisir kota kita yang dipenuhi tumpukan sampah, kita ciptakan bersama-sama, kita ubah pandangan kita terhadap sampah dan kita jadikan momentum ini pengingat kepada anak cucu kita nanti bahwa sampah bukan warisan, permasalahan sampah harus dituntaskan, disosialisasikan dan dilaksanakan secara berkesinambungan," imbuhnya.

Selanjutnya, ia menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bangka Selatan berpartisipasi dalam aksi bersih bersih terbesar di dunia ini 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kami menghimbau mari kita lakukan aksi nyata bersama, bergerak dari tingkat RT/RW, masyarakat sipil, komunitas, media, perusahaan swasta, pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Bangka Selatan ini untuk ikut ambil bagian dalam rangka berpartisipasi bersama jutaan penduduk dunia dan terlibat dalam 5 persen penduduk bumi," tutupnya.(*ggr) 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Geger Agung Satria
Fotografer: 
Tim Redaksi
Editor: 
Abubakar | Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo