Wabup Buka Sosialisasi Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik

Toboali - Wakil Bupati Bangka Selatan (Basel), Riza Herdavid, ST membuka secara resmi Kegiatan Sosialisasi Pendampingan Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik, pada Selasa (3/4/2018) bertempat di Balai Daerah Junjung Besaoh.

Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah kabupaten Basel dalam memberikan pelayanan publik terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat Basel. Dihadiri oleh Ketua dan anggota Tim Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),=Jumli Jamaludin, SH dan Sekretaris Ombudsman Babel, Ki Agus, Sekda Basel, Suwandi, Aks, Kepala OPD, Instansi/unit, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, RSUD.

Dikatakan Ketua Pelaksana, Drs.Gunawar, upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Basel masih menemui beberapa kendala, salah satunya adalah rendahnya kepatuhan/pemenuhan standar pelayanan publik oleh penyelenggara pelayanan publik di daerah, salah satunya adalah kurang terpenuhinya standar pelayanan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Padahal menurutnya, penyelenggaraan pelayanan publik diwajibkan menyusun, menetapkan dan menerapkan standar pelayanan untuk setiap jenis pelayanann sebagai tolak ukur dalam penyelenggaraan pelayanan di lingkungan masing-masing penyelenggara dalam melayani  masyarakat sesuai dengan amanah Undang Undang nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

"Kabupaten Bangka Selatan sangat berkomitmen ,terhadap pelayanan publik yang salah satu misinya  adalah mewujudkan pelayanan publik yang profesional  berbasis teknologi informasi dan penyelenggaraan tata pemerintahan daerah yang baik," ujar dia.

Dijelaskan Gunawar, adapun 3 (tiga) obyek penilaian  Ombudsman RI Kep. Babel, yakni Bangka Barat, Belitung dan Bangka Selatan yang dihadiri Tim Ombudsman untuk menjadi pendamping kepatuhan terhadap standar pelayanan publik sesuai dengan UU nomor 25 Tahun 2009 . "Indek hasil administrasi kita nomor Dua Propinsi Babel, Basel juga tidak mengecewakan untuk di Ombudsman ini direntang harus Zona Hijau nilai 81 keatas, tapi untuk kelembagaan kementerian ini lebih lagi denngqn nilai 88," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati, Riza Herdavid, ST,usai membuka sosialisasi mengatakan menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap  pelaksanaan sosialisasi, dirinya juga mengucapkan selamat datang kepada Ketua dan Anggota Ombudsman RI Provinsi Babel.

"Semoga kegiatan ini dapat memberi pemahaman kita semua  terkait dengan ombudsman, fungsi, kewenangan ombudsman dalam rangka peningkatan pelayanan publik sebagai bentuk konsekuansi, mplikasi dan pelaksanaan tugas Ombudsman," kata Riza.

Dikatakan Reza Herdavid, tadi pagi pihaknya sudah melakukan kunjungan langsung ke Dinas Dukcapil bersama dengan Tim Ombudsman, ada beberapa hal yang terus menerus kita dorong ke arah yang lebih baik sehingga kita berada pada zona hijau.

Ia juga berpesan seluruh OPD untuk terus menindak lanjuti apa-apa yang menjadi cacatan ombudsman,sehingga secara keseluruhan dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat. "Sosialisasi ini dapat kita jadikan acuan untuk memperbaiki pelayanan publik yang pada akhirnya dapat diimplementasikan bagi seluruh OPD," harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Ombudsman RI Perwakilan Babel, Jumli Jamaludin, SH mengatakan bersama-sama kita melakukan perbaikan dan peningkatan dari sisi layanan publik, sisi layanan publik ini tentunya ada hal-hal yang wajib harus dipenuhi. "Seperti yang diamanahkan UU nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik ,untuk Bangka Selatan sudah ada Perda tentang Pelayanan Publik Nomor 3 Tahun 2018  dan juga sudah ada Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan. Artinya sudah lengkap tinggal nanti implementasinya seperti apa, oleh karena itu kami dalam hal ini mendorong Bangka Selatan tahun 2018 menjadi status Zona Hijau secara nasional, jadi ini bukan tingkat Bangka Belitung. Kita nilai secara nasional artinya kita bersaing dengan kabupaten-kabupaten yang ada di Indonesia," paparnya.

"Pagi tadi kami sudah masuk ke Dukcapil Basel, sudah masuk ke angka 71 artinya sudah hampir lengkap  sedikit lagi menuju ke 81 keatas, kalau sudah 71 tinggal beberapa item lagi yang dipenuhi, kalau sudah dipenuhi ,saya yakin Basel Zona hijau untuk Dukcapil dengan harapan termasuk dinas-dinas lainnya sama dengan Dukcapil juga kalau bisa poin nya jangan 81 kebawah. (*tim)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim Redaksi
Fotografer: 
Tim Redaksi
Editor: 
Neneng Nurlela | Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo