Produk IKM PKK Jeriji dipamerkan di Acara MTQ Ke VII Tingkat Kecamatan Toboali

Toboali - Berbagai produk Kerajinan Industri Kecil Menengah (IKM) milik Kelompok PKK Desa Jeriji terus dipromosikan. Kali ini produk tersebut dipamerkan pada acara MTQ ke VII tingkat Kecamatan Toboali yang diadakan mulai tanggal 13 sampai dengan 15 Maret 2018 di halaman masjid Nurul Huda Desa Jeriji.

Jenis Produk IKM tersebut antara lain Stik Ubi Jalar, Madu Manis Khas Jeriji, Anyaman Sumpit (Tempat Nasi Tradisional), Tepung Lada, Kerajinan Tas, Gantungan kunci, Bunga pot dan Berbagai Souvenir Lainnya.

Sedangkan harga produk tersebut antara lain Stik Ubi Jalar dijual dengan harga 10 ribu rupiah per bungkus, Madu Manis Khas Jeriji 75 ribu rupiah per botol minuman kecil (330 ml), Anyaman Sumpit 40-50 ribu rupiah per buah, Tepung Lada 5 ribu rupiah per bungkus, Kerajinan Tas 150 ribu rupiah hingga 300 ribu rupiah per buah, Gantungan kunci 5 ribu rupiah per buah, Bunga Pot 20 ribu rupiah per tangkai dan Souvenir Lainnya dengan harga yang terjangkau.

Menurut Sulastri Ningrum selaku ketua PKK Jeriji yang juga Istri Kepala Desa Jeriji A. Iswandi, SP mengatakan pihaknya akan segera mengurus sertifikasi halal agar produk makanan yang diproduksi oleh PKK Jeriji lebih terjamin kehalalannya.

"Kedepan kami akan usahakan untuk mendapatkan sertifikat produk halal bagi produk olahan makanan kita meskipun produk makanan kita ini berbahan baku bahan yang halal," ungkapnya kepada tim redaksi, Rabu (14/3/2018).

Selain itu, juga menurutnya pihaknya akan mengurus legalitas produk PKK lainnya ke dinas terkait sesuai dengan regulasi yang ada agar produk IKM mereka bisa bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Saat ini menurutnya untuk produk olahan makanan, Pihaknya sudah siap dengan pesanan dalam jumlah besar sebagai keseriusan PKK Jeriji dalam mengembangkan usaha mikro dan berharap adanya bantuan permodalan baik dari pemerintah maupun swasta untuk mengembangkan usaha PKK tersebut. (*tim)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim Redaksi
Fotografer: 
Tim Redaksi
Editor: 
Neneng Nurlela | Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo