Pasar Terminal Toboali Sebagai Pasar Percontohan

Toboali - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bangka Belitung telah memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada Stakeholder di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) dalam forum advokasi program kegiatan pasar aman dari bahan berbahaya.

Kepala BPOM Bangka Belitung, Hermanto menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk membuat suatu daerah percontohan terutama pasar yang aman dari bahan berbahaya seperti borak, formalin, rodamin B dan bahan lainnya. "Pasar yang kita jadikan sebagai pasar percontohan itu pasar terminal Toboali. Advokasi ini tahap awal, dukungan dan komitmen dari seluruh Stakeholder agar pasar aman dari bahan berbahaya dapat terwujud," kata Hermanto.

Menurutnya, penyuluhan dan bimbingan juga akan melibatkan para pengurus atau petugas pasar serta pedagang dan pekerja pasar terminal Toboali. "Nanti tim dari pihak dinas yang akan mengkampanyekan tentang pasar aman dari bahan berbahaya, pengujian sampel produk makanan yang dijualkan di pasar, harapan kita tidak ada temuan produk makanan yang mengandung bahan berbahaya," jelas Hermanto menambahkan BPOM secara nasional dan khusus di Provinsi Babel telah melakukan kegiatan tersebut sejak tahun 2013 lalu di pasar rumput Pangkalpinang, pasar kite Sungailiat Bangka, pasar Tanjung Pandan Belitung dan pasar destinasi wisata Belitung Timur.

"Melalui kegiatan itu, harapan kita kepada para pedagang dan masyarakat agar ke depannya dapat lebih mandiri untuk melakukan pengawasan dan pengujian terhadap produk makanan yang dijual di pasar, kita berikan bimbingan dan peralatan uji cepat khusus untuk pengujian sampel produk makanan olahan," imbuh Hermanto. (*tim)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim Redaksi
Editor: 
Neneng Nurlela | Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo