Kapolda Babel Titip Lahan Reklamasi Untuk Dijaga

Airgegas - Gubernur Bangka Belitung melalui Asisten Bidang Pemerintahan, Haryoso dan Kapolda Babel, Brigjen Pol Syaiful Zachri mengendarai kendaraan roda dua ke Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dalam rangka patroli terpadu TNI-Polri, Kamis (8/2/2018).

Patroli tersebut juga sekaligus penanaman pohon di lahan reklamasi PT Timah Tbk di Dusun Air Kuning Desa Bencah yang merupakan salah satu program Bhabinkamtibmas Go Green. Kegiatan ini dihadiri Bupati Basel, Justiar Noer, Dirut PT Timah Tbk, M Riza Pahlevi Tabrani, Kapolres, AKBP Bambang Kusnarianto SiK dan Kajari Basel, Pramono Mulyo SH M HuM.

Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer mengungkapkan Desa Bencah merupakan wilayah yang banyak terbuka karena tambang. Untuk itu, lanjutnya secepatnya dapat dilakukan reklamasi dan tentu diperlukan pengaturan yang merujuk kepada penataan tata ruang Pemkab Bangka Selatan.

Disamping itu, Justiar mengatakan bagaimana pengelolaan eks tambang dapat dilakukan dengan baik, sehingga lingkungan menjadi bermanfaat. "Semoga dengan melalui kegiatan penanaman pohon di eks tambang ini dapat mensukseskan program Babel Go Green," jelas Justiar.

Hal senada juga diutarakan Dirut PT Timah Tbk, M Riza Pahlevi Tabrani menambahkan bahwa PT Timah juga ingin melakukan percepatan dan perluasan areal reklamasi. "Tentu besar harapan kami di areal reklamasi seluas 2 hektar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dan setelah itu dapat digunakan untuk menunjang pariwisata di Bangka Selatan," kata Riza.

Sementara, Kapolda Babel Brigjen Pol Syaiful Zachri menegaskan penanaman pohon di areal eks tambang yang dilaksanakan oleh Polda Babel bekerjasama dengan PT Timah dan Pemerintah Daerah (Pemda) merupakan kegiatan yang kesekian kalinya. "Saya titipkan kepada Kapolres untuk dapat menjaga dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kegiatan ini," tegas Kapolda.

Ia menambahkan ke depan nantinya perlu studi banding serta menyesuaikan dengan kegiatan Pemkab Basel terkait lahan reklamasi ini cocoknya ditanami jenis tanaman apa saja dan penerapan teknologi tentunya, sehingga dapat memberikan lebih banyak manfaat kepada masyarakat, tuturnya.

Untuk diketahui, penanaman pohon ini merupakan upaya untuk menghijaukan kembali lahan eks tambang sehingga dapat menjadi daerah resapan air yang pada akhirnya dapat menumbuhkan kesuburan tanah itu sendiri. (*tim)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim Redaksi
Fotografer: 
Tim Redaksi
Editor: 
Neneng Nurlela | Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo