4 Puskesmas Basel Lulus Akreditasi

Toboali - Sebanyak 4 puskesmas di Bangka Selatan lulus akreditasi. Keempat puksesmas tersebut adalah Puksesmas Toboali dan Pongok yang lulus akreditasi dengan status Madya. Sedangkan pusksemas Rias dan Tiram lulus dengan akreditasi Dasar. Kelulusan ini berdasarkan surat yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Eksekutif Komisi Akreditasi FKTP Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan tertanggal 21 Februari 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan Supriyadi bersyukur hingga saat ini sudah 6 puskesmas di Bangka Selatan yang sudah terakreditasi. Menurutnya masih ada 4 puksesmas yang belum dan tahun ini akan diajukan 3 puskesmas (Airgegas, Tanjung Labu dan Pulau Besar) untuk di akreditasi, sementara 1 puksemas Air Bara baru diajukan pada tahun 2019 mendatang baru berdiri.

“Akreditasi adalah bentuk pengakuan dari lembaga eksternal terhadap kesesuaian standar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Supriyadi.

Ia berharap puskesmas yang sudah terakreditasi agar tetap mempertahankan pelayanan yang diberikan dan bahkan ditingkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Karena pada dasarnya pasien berharap untuk memperoleh pelayanan yang bermutu.

“Maka dengan puskesmas yang terakreditasi harapan pasien dan masyarakat akan terwujud” imbuhnya.

Sementara itu, Dokter Rudi Hartono, salah satu tim pendamping UKP di puskesmas Pongok dan Toboali mengatakan akreditasi adalah untuk mewujudkan standarisasi pelayanan.

Meski sudah terakreditasi, tetap akan dilakukan pendampingan pasca akreditasi setiap 6 bulan agar pelayanan kontinyu sesuai standar dan bahkan lebih ditingkatkan.

“Nanti 3 tahun sekali akan dilakukan penilaian ulang, dan bagi puskesmas yang belum terakreditasi diwajibkan untuk dinilai sesuai amanat Permenkes dan target 2019 pemerintah mewajibkan seluruh puskesmas terakreditasi dan salah satu syarat untuk bisa bekerja sama dengan BPJS nantinya” pungkas Kepala Puskesmas Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai ini. (*tim)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim Redaksi
Fotografer: 
Tim Redaksi
Editor: 
Neneng Nurlela | Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo