Imunisasi MR Basel Baru Capai 60,73 %

Toboali –Target cakupan imunisasi MR di Kabupaten Bangka Selatan sampai dengan per 31 Oktober 2018 baru mencapai 60,73% atau 33.947 anak dari target minimal 95% dari sasaran 55.896 anak. Kondisi ini memang cukup mengkhawatirkan artinya Bangka Selatan belum bisa membentuk kekebalan kelompok terhadap bahaya penularan virus Rubella. Resiko untuk kasus luar biasa (KLB) itu bisa terjadi kalau kelompok di suatu wilayah tidak punya kekebalan kolektif maka kemungkinan besar akan terjadi KLB campak Rubella. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB, Supriyadi, Jumat (2/11/2018).

Menurutnya, dalam masa perpanjangan DKPPKB sudah melakukan berbagai upaya dan pendekatan ke masyarakat dan orang tua siswa/siswi agar bisa mencapai target namun kenyataan di lapangan masih banyak sekali kendala berupa penolakan dan resistensi para orang tua karena terpapar paparan negatif di medsos. “Sekarang tindak lanjut kami menunggu keputusaan dari Kemenkes dan Dinkes Propinsi apakah masih diberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan imunisasi MR di Puskesmas ataupun Posyandu terdekat,” kata Supriyadi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua petugas Kesehatan di Puskesmas dan Tim MR karena sudah bekerja dan berjuang untuk terus melakukan upaya-upaya peningkatan capaian cakupan imunisasi sehingga bisa memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat terhadap bahaya penyakit menular. Supriyadi menambahkan pelaksanaan vaksin MR tertinggi terdapat di Puskesmas Kepulauan Pongok mencapai 1.209 anak dari sasaran 1.308 anak disusul Puskesmas Rias mencapai 2734 dengan sasaran 3610 anak. Pusksemas Tanjung Labu 1543 anak dengan sasaran 2149, Puskemas Batu Betumpang 1825 anak dengan sasaran 2604, Pusksemas Air Bara 1931 anak dengan sasaran 3036, Puskemas Tiram 2456 anak dengan sasaran 3886 anak.

Sementara Puskesmas Airgegas mencapai 5110 anak dengan sasaran 8255 anak, Puskemas Payung 3625 anak dengan sasaran 6083 anak, Puskemas Simpang Rimba 3626 dengans sasaran 6537 anak, dan Pusksemas Toboali 9888 anak dengan sasaran 18428 anak. (TIM PPID) 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim PPID
Fotografer: 
TIM PPID
Editor: 
Edo Lebiro | Neneng Nurlela
Bidang Informasi: 
Kominfo