Lima TPS akan Dibangun di Tiap-Tiap Kecamatan Di Kabupaten Basel

Toboali - Sedikitnya 5 (lima) unit Tempat Pembuangan Sampah (TPS) akan dibangun di tiap-tiap kecamatan  yang ada di Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Hal ini  guna menanggulangi permasalahan sampah yang ada di daerah ini, untuk merealisasikannya pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah berkoordinasi dengan pemerintah Propinsi Kep. Bangka Belitung (Babel) untuk mengandeng pihak swasta  dalam pengelolaan sampah kedepannya.

Pelaksanaan Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup(DPKPLH) Bngka Selatan, Muhamad Ali, mengatakan pihaknya akan melakukan pembinaan dalam pengelolaan tempat sampah sebelum dikelola lebih lanjut oleh masyarakat.  

"Untuk itu tentu kita berharap kerja sama yang akan dilakukan dengan pihak swasta ini akan berjalan dengan baik dan lancar, sehingga pengelolaan sampah di daerah ini dapat maksimal kedepannya," harap Ali, minggu lalu kepada Tim Redaksi.

Muhamad Ali juga mengharapkan, kerja sama yang akan dilakukan ini dapat berjalan sesuai dengan program dan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga sampah yang menjadi masalah bisa menjadi peluang usaha  kedepannya.

Penanganan sampah, menurutnya merupakan upaya  yang sistematik, masalah sampah tak akan tuntas  manakala hanya ditangani oleh pemerintah saja. "Masyarakat yang membuat sampah, tapi kenapa masyarakat tak ikut serta menanganinya," katanya.

Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dari dulu menjadi hal yang tak  bisa ditawar.

Hanya saja memberdayakan masyarakat bukanlah hal yang mudah, butuh waktu panjang, karena hal ini menyangkut perubahan pola pikir, perilaku, dan kebiasaan. Disini kita butuh kerja keras dan tak kenal putus asa, kalau ada yang ngak suka dengan apa yang kita sampaikan, itu hak dia," katanya.

Sebagian besar orang, lanjutnya saat ini masih belum mau tahu akibat pembuangan sampah sembarangan. "Orang tak pernah mikir sampah itu akan jalan kemana  Sampah-sampah yang tak teruraikan akan mengotori sungai dan laut, akibatnya bisa terjadi banjir dan pencemaran. Makanya tiap sumber sampah  harus diselesaikan," lanjutnya. (TIM PPID) 

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim PPID
Fotografer: 
TIM PPID
Editor: 
Edo Lebiro | Neneng Nurlela
Bidang Informasi: 
Kominfo