Yayasan Pena Ar Rahmah Toboali Jalin Silaturahmi Bersama Anak Yatim

Toboali - Yayasan Pena Ar Rahmah Toboali melakukan silaturahmi kepada anak yatim dalam acara "Love Education" untuk mempererat ikatan silaturrahim bersama anak yatim piatu. Acara yang berlangsung di Pantai Kelisut Toboali, Jumat (08/02/2019) siang ini bertemakan "Berbicara Tentang Cinta" dengan pembicara Ust. Al Ansori, S.Th.I. Melalui tema tersebut, diharapkan kedepannya anak-anak tahu bahwa hari kasih sayang kepada orang tua dan lingkungan sekitar itu harus dilakukan setiap hari, bukan pada hari-hari tertentu saja.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan Yayasan Pena Ar Rahmah yang bertujuan untuk memperkuat rasa saling memiliki antara anak yatim danĀ  bagi yang mampu. "Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin kami, jadi apabila seluruh dana dari donatur sudah terkumpul atau sudah mencapai target yang telah ditetapkan, maka bantuan tersebut langsung akan kami salurkan kepada anak-anak yatim yang sangat membutuhkan uluran bantuan tersebut, seperti halnya kegiatan yang berlangsung hari ini," ucap Ketua Yayasan Pena Ar Rahmah Karyadi, S.Pd.Mat.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa yayasan tersebut telah berjalan selama 3 (tiga) tahun, namun pada 2 (dua) tahun sebelumnya masih berbentuk komunitas, dengan seiringnya berjalan waktu, dalam beberapa bulan terakhir sudah berbentuk yayasan yang berbadan hukum serta telah memiliki NPWP.

Diharapkan dia, melalui yayasan ini bisa berguna bagi anak-anak yatim khususnya di Toboali. "Dengan adanya yayasan ini, Insya Allah bisa memberikan kontribusi yang besar dalam membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yang kurang mampu seperti halnya pakaian, dan bantuan lainnya. Selain itu juga pihaknya akan memfasilitasi anak-anak tersebut untuk lebih mendalam mempelajari agama islam, semisal belajar membaca Al Quran" ucap dia.

Dalam kesempatan tersebut, dikatakan Karyadi, akan diberikan bantuan baik berupa dalam bentuk barang maupun uang tunai yang diberikan secara langsung kepada 132 anak yatim yang terdiri dari anak SMA sebanyak 26 orang senilai 200 ribu rupiah/anak, sementara untuk anak SMP sebanyak 26 orang senilai 150 ribu rupiah/anak, sedangkan untuk anak SD sebanyak 75 orang senilai 100 ribu rupiah/anak, serta untuk anak TK sebanyak 5 orang senilai 50 ribu rupiah/anak. Adapun dana yang diperoleh bersumber dari donatur pribadi/perorangan maupun perusahaan, yang nantinya oleh pihaknya (yayasan) akan mempertanggungjawabkannya secara legal dalam bentuk laporan. (*edokfo)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Edo Lebiro
Fotografer: 
Edo Lebiro
Editor: 
Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo