Tiga Sektor DPPP Basel Terus Meningkat

Toboali – Produksi padi petani di Bangka Selatan tahun 2018 mengalami peningkatan. Tercatat hasil produksi padi pada tahun 2018 ini mencapai 15.652 ton. Sementara pada tahun 2017 hasil produksi padi berada di angka 10.120 ton. Sementara, luas tanah tanam padi yang ada di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) pada tahun 2018 ini bertambah seluas 11.025 ha dibanding tahun sebelumnya yang hanya seluas 9.002 ha. Hal tersebut tentunya akan selaras dengan program pemerintah daerah yang merencanakan daerah ini akan menjadi swasembada beras di wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel) dengan dukungan teknologi alsintan.
 
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel Suhadi, didampingi Sekertaris Dinas Rizal mengungkapkan, sepanjang tahun 2018 di wilayah pertanian Kecamatan Toboali telah melakukan penanaman sebanyak 2 kali. "Tahun ini tentu produksi padi mengalami peningkatan, di Toboali sudah 2 kali melakukan penanaman dalam setahun. Hasil produksinya, sudah cukup terlihat taraf perekonomian masyarakat terjadi peningkatan," ujar Suhadi, Kamis (20/12/2018). 

"Di Desa Penutuk, yang tadi petani tidak bisa tanam karena air laut masuk kita buat tanggul, jaringan irigiasi tersier, dam parit. Sehingga tidak banjir lagi, hampir seluruh desa yang ada sawah dilengkapi sarana prasarana," imbuhnya. Menurutnya, peningkatan produksi beras pada tahun 2018 terlihat dengan telah terpenuhinya konsumsi untuk masyarakat sebesar 67 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 40 persen. "Berdasarkan data pada suplai lokal memang telah terpenuhi sebesar 67 persen jika tidak dijual ke luar daerah," ungkapnya. 

Sementara, pada sektor pengembangan bawang merah, sepanjang tahun 2018 Kabupaten Basel telah menyebar benih yang ditanam diatas lahan seluas 6 ha. Memang kegiatan sektor bawang merah terbilang baru pengembangan awal. "Sebelumya ada 2017, namun sifatnya kecil, belum maksimal. Tahun ini disebar benih di Rias, Gadung, Serdang, Sumberjaya Permai Pulau Besar. Ada potensi kita kembangkan," sebutnya.

Sementara itu, pada sektor swasembada sapi terjadi peningkatan populasi sebanyak 1.400 ekor pada tahun 2018 dimana tahun lalu hanya sebesar 1.100 ekor. 
"Di Basel sifatnya bukan konsumsi, baru budidaya meningkatkan populasi. Namun target kami tahun 2022 meningkat sebanyak lima ribu ekor. Peternakan sangat menunjang kegiatan pertanian," pungkasnya. (TIM PPID)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim PPID
Fotografer: 
TIM PPID
Editor: 
Edo Lebiro | Neneng Nurlela
Bidang Informasi: 
Kominfo