Ragam Lomba Meriahkan HUT PKK Ke-46 Di Basel

Toboali - Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Ke 46 HKG PKK Kabupaten Bangka Selatan (Basel) selama 2 (dua) dari Jum'at hingga Sabtu, 2-3 November 2018 menggelar beberapa lomba yaitu Lomba Devile (Yel-Yel), Lomba Fashion, Paduan Suara, Penyuluhan dan cerdas cermat, dan lomba penggembira serta Tausiah berlangsung semarak, Jumat (2/11/2018) di Gedung Balai Diklat Pemkab Basel.

Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan 10 program PKK bertujuan untuk memperdayakan keluarga dalam mencapai  kesejahteraannya, 10 program PKK merupakan kebutuhan dasar manusia yang hendaknya dilaksanakan oleh keluarga-keluarga sesuai dengan program-program yang diperlukannya. 10 program PKK dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK dari pusat sampai dengan Desa/Kelurahan sampai dengan kelompok Dasawisma, Pelaksana Penyuluh, Penggerak adalah Kader-Kader PKK.

Dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Basel, Ir.Hj. Ekawati Justiar, pelaksanaan 10 program Polok PKK telah dilaksanakan secara nyata dan telah mendapat penakuan yang luas, baik di tingkat lokal, nasional bahkan di tingkat Internasional, nilai-nilai sosial budaya  yang ada di masyarakat terutama kebiasaan melaksanakan gotong royong adalah ciri khas Bangsa Indonesia yang secara turun temurun telah mengakar telah terpelihara dan melembaga di masyarakat, nilai-nilai kegotong-royongan dan keswadayaan sudah menyatu dalam kehidupan dan penghidupan masyarakat khususnya bagi masyarakat  yang bermukim di pedesaan.

"Pemerintahan desa dan kelurahan merupakan pemerintahan terdepan dalam membina dan melayani  masyarakat, untuk lebih mendekatkan pembinaan kepada masyarakat, TP PKK memiliki kelompok-kelompok RW, Kelompok PKK RT sampai dengan kelmpok Dasawisma yang menjadi ujung tombak penyampaian informasi-informasi pembangunan dan menggerakkan keluarga agar dapat berperan aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan seperti yang diharapkan," ucap dia.

Lebih lanjut ia utarakan, perlu adanya kepedulian dari masyarakat terhadap sampah, kepedulian terhadap lingkungan dan mampu mengolah sampah dari barang yang tidak berguna menjadi barang bermanfaat. "Kepada ibu-ibu khususnya Kader PKK minta untuk terus menggalakkan dan mensosialisasikan kepada masuyarakat dalam mengolah sampah. Saya memberikan apresiasi beberapa komunitas yang ada mampu melaksanakan kegiatan peduli sampah," sebutnya.

Ia mengatakan didalam kegiatan-lomba-lomba hari ini ada yang kalah ada menang merupakan hal yang biasa jadi tidak mengutamakan menangnya  yang penting turut bermotivasi harus adanya kompetensi jadi harus adanya lomba. "Selain itu kita juga menggelar  lomba yang sifatnya jenaka, ada lomba lari sarung, lomba memindahkan air ini adalah untuk memupuk kekom pakan antar Kader PKK, yang terpenting adalah juga dalam pemberian materi mengenai pengolahan sampah tadi, mengenai penampilan devile tentang adanya baju daur ulang yang dilaksanakan oleh kader PKK itu sendiri, jadi kita tidak bosan-bosannya dalam memberikan atau mengajak para ibu-ibu ini untuk lebih peduli pada lingkungan untuk pengolahan sampah," harap Ekawati.

Ketua panitia kegiatan, Deviyanti.SP saat dikonfirmasikan membenarkan semua kegiatan lomba yang digelar bertujuan untuk memberikan reward dan motivasi kader agar lebih aktif dan kreatif agar memiliki kemampuan  berkiptash didalam organisasi dan sebagai evaluasi kerja. (TIM PPID)

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim PPID
Fotografer: 
TIM PPID
Editor: 
Edo Lebiro | Neneng Nurlela
Bidang Informasi: 
Kominfo