Perayaan Hari Jadi Ke - 16 Kabupaten Basel di Kecamatan Payung, Bupati Sekaligus Resmikan Rumah Sakit Pratama

#Perayaan Hari Jadi ke - 16 Bukan Sekedar Seremonial Maupun Hiburan Semata

Payung - Perayaan Hari Jadi Ke - 16 Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kali ini kembali diselenggarakan di Kecamatan Payung, pada Sabtu (02/03/2019) pagi. Ragam acara menarik pun menghiasi perayaan tersebut, diantaranya seperti kegiatan Jalan Santai, dan salah satu yang menarik perhatian adalah adanya Arak - Arakan Bongkol. Kemudian juga, terdapat Pameran dan Bazar, serta kegiatan Donor Darah dan Skrinning PTM (Penyakit Tidak Menular). Bukan hanya itu saja, kegiatan lainnya seperti Pemasangan Alat KB Gratis, pembagian Doorprize, dan pembagian hadiah pemenang lomba pun turut memeriahkan acara. Terakhir, sekaligus dilakukan Peresmian Rumah Sakit Pratama Tipe D oleh Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer, S.T, M.M, M.Si.

Camat Payung Zainuddin mengatakan bahwa Bupati Basel telah menunjukkan komitmennya terhadap Kecamatan payung, kecintaannya terhadap masyarakat Payung. Ini dikatakannya, saat memberikan sambutan, dimana menurut Zainuddin, di usia ke - 16 Kab. Basel ini, terselenggaranya kegiatan ini tidak hanya sekedar kegiatan seremonial saja, maupun sekedar hiburan, akan tetapi jauh lebih dari itu, guna menyampaikan informasi - informasi penting tentang pembangunan, apa yang telah dilaksanakan selama ini.

"Tentunya komitmen Bupati sungguh luar biasa, sudah sepatutnya kita juga berkomitmen untuk mensuskseskan program-program Bupati demi kemajuan daerah kita," harap dia mengajak seluruh dari 9 (sembilan) desa dapat mendukung visi misi Bupati agar menjadi kecamatan yang jauh lebih baik.

Dilanjutkan dia, bahwa masyarakat Payung harus tau, komitmen Bupati yang telah membangun Rumah Sakit Pratama Tipe D. "Pembangunan Rumah Sakit Pratama ini bukanlah suatu hal yang mudah, karena hanya bisa dibangun di Kabupaten, barangkali salah satunya rumah sakit yang dibangun di wilayah kecamatan pertama kali di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah di kecamatan Payung," ucap dia.

Selain itu, imbuh dia, telah dibangunnya pasar modern, dan sebentar lagi akan dibangun Pujasera yang letaknya tidak jauh dari rumah sakit. Bukan hanya itu saja,  nantinya akan dibangun masjid yang berskala besar dengan 9 (sembilan) menara, kemudian juga akan dibuat alun-alun untuk tempat anak-anak bermain, serta bersama bersama pihak desa, pihaknya akan berupaya memindahkan kantor kecamatan, karena adanya beberapa pertimbangan demi pelayanan terhadap masyarakat.

Sementara, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer, S.T, M.M, M.Si dalam sambutannya mengatakan di kecamatan payung ini, potensi pertanian, perkebunan sangat potensial, selain karena lahannya yang subur tetapi juga sebagian besar masyarakatnya hidup bercocok tanam. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan pengembangan pariwisata berbasis technopark harus di bangun disini.

Ia menambahkan, bukan hanya mengembangkan potensi pertanian dan perkebunan, dalam bidang kesenian banyak putra-putri dari kecamatan payung memiliki potensi dalam bidang seni dan budaya, "Kita mesti tanggap akan setiap potensi yang dapat kita kembangkan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Justiar, hari ini, dirinya akan meresmikan Rumah Sakit Pratama Payung. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan fasilitas kesehatan masyarakat di Payung, pemerataan pembangunan dan juga peningkatan kesejahteraan. Selain itu, imbuh dia, juga akan di bangun kontruksi secara bertahap 1 kecamatan 1 taman tematik yang terintegrasi. "Banyak program yang dapat di sinkronisasikan dengan program pemerintah daerah, oleh karena itu pada saat forum RKPD sebisa mungkin, program yang di buat dapat seiring dengan rencana pembangunan di pemerintah daerah dan tidak terjadi tumpang tindih," pesan dia.

Dalam kesempatan ini ia juga berharap dan mengajak seluruh pejabat dan stake holder yang ada di lingkungan Pemkab Basel beserta masyarakat untuk bersinergi dan bersama - sama membangun Kab. Basel menjadi lebih baik kedepannya.

Terakhir, dilakukan penutupan secara resmi Festival Kreopanting oleh Bupati Basel didamping unsur Forkopimda Basel ditandai dengan pemukulan gong. (*edokfo)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Edo Lebiro
Fotografer: 
Rustam | Edo Lebiro
Editor: 
Edo Lebiro | Rustam
Bidang Informasi: 
Kominfo