Penyerahan SK Pengangkatan CPNS, Justiar Ucapkan Selamat Bergabung Di Birokrasi Pemkab Basel

Toboali - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Basel melakukan penyerahan SK Pengangkatan CPNS kepada 203 orang peserta yang dinyatakan lulus tahap akhir seleksi Pengadaan CPNS Kabupaten Bangka Selatan Formasi Tahun 2018, di Balai Daerah, Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Basel, (16/02/2019) pagi. Hal ini berdasarkan Keputusan Bupati Bangka Selatan Nomor 188.45/43/BKPSDMD/2019 tanggal 31 Januari 2019 perihal Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil.

Dalam rangka melaksanakan amanat Undang - Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), manajemen Aparatur Sipil Negara dilaksanakan berdasarkan sistem merit, yang merupakan basis dalam mewujudkan birokrasi berkelas dunia. Salah satu langkah reformasi dibidang sumber daya manusia aparatur adalah reformasi sistem pengadaan CPNS. Maka sistem seleksi pengadaan CPNS diselenggarakan secara kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, serta tidak dipungut biaya. 

"Melalui sistem penyaringan Pegawai Negeri Sipil yang berbasis kompetensi, kami yakin bahwa saudara-saudara adalah putra-putri terbaik bangsa yang layak untuk diangkat sebagai CPNS," ungkap Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer , S.T, M.M, M.Si saat memberikan sambutan pada saat prosesi berlangsung.

Dikatakan Justiar, pegawai ASN sebagai unsur aparatur negara, mempunyai fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa. "Pegawai ASN berperan sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelengaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan," terang dia.

Tantangan globalisasi dan persaingan dunia, serta tuntutan publik, dikatakan Justiar, mengharuskan menuju ke arah smart ASN, yaitu profil ASN yang mempunyai integritas nasionalisme, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, melayani, mempunyai jaringan dan berjiwa kewirausahaan. "Untuk menjawab tantangan global pula, pemerintah daerah dituntut untuk mempunyai daya saing yang tinggi, sehingga kita perlu membangun SDM secara profesional dan memiliki kompetensi tinggi optimalkan ilmu pengetahuan, keahlian dan wawasan saudara-saudara guna meningkatkan kemampuan kerja, dan laksanakan tugas dengan berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkap Justiar.

Dilanjutkan Justiar, para CPNS harus mempunyai tekad untuk menjadi ASN yang bersih dan berwibawa serta menjunjung tinggi kejujuran kebenaran dan keadilan dalam menjalankan tugas. "PNS adalah pelayan masyarakat, maka kita harus bisa menempatkan diri sebagai pelayan atau abdi masyarakat yang baik. harapan besar masyarakat adalah saudara-saudara akan menjadi PNS yang bersih, kompeten dan melayani. Saya mengharapkan saudara-saudara untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa ikhlas dan tanggung jawab, lebih mengedepankan kewajiban dan bukan dengan banyak menuntut hak," tutur Justiar.

"Terapkan nilai-nilai budaya kerja aparatur, pelihara selalu integritas dan wibawa sebagai seorang PNS, tingkatkan motivasi dan etos kerja, serta tingkatkan kualitas moral dan keimanan. Saudara-saudara dituntut untuk mengedepankan profesionalisme, kedisiplinan dedikasi dan loyalitas terhadap pemerintah daerah," lanjutnya.

Lebih jauh diungkapkan Justisar, CPNS wajib menjalani masa percobaan sebelum diangkat menjadi PNS. Masa percobaan selama sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dengan menunjukkan kinerja yang sebaik-baiknya. Selama masa percobaan akan melalui proses pendidikan dan pelatihan dasar untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi, nasionalisme dan kebangsaan karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. 

Setelah mengikuti dan lulus diklat dasar, akan dievaluasi dari segi kecakapan, sikap budi pekerti maupun persyaratan kesehatan. Jika dipandang cakap dan semua persyaratan telah dipenuhi maka baru dapat diangkat menjadi PNS. Namun apabila yang terjadi sebaliknya maka ada kemungkinan tidak dapat diangkat atau bahkan bisa diberhentikan sebagai CPNS.

Selain itu, juga harus bersedia dan tidak ada alasan untuk menolak dalam hal penempatan karena berbagai hal dan janganlah terbesit untuk mengajukan pindah ke luar daerah. "Sesuai ketentuan peraturan Menpan RB Nomor 36 Tahun 2018, telah diwajibkan membuat surat pernyataan di atas materai, bersedia mengabdi dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS. Apabila tetap mengajukan pindah, maka dianggap mengundurkan diri dan dapat diberhentikan sebagai CPNS atau PNS," terang dia.

"Saya ucapkan selamat bergabung di birokrasi Pemkab Basel kepada para CPNS, laksanakan tugas dengan penuh rasa pengabdian, kesetiaan dan tanggung jawab yang tinggi," pungkasnya di depan para peserta dan tamu yang hadir diantaranya Kapolres Basel AKBP Aris Sulis tyono, S.H ,M.H, Kajari Basel Safrianto Zuriat Putra S.H, M.H, Wakil Ketua DPRD Basel H Anshori, Plh. Sekda Basel Agus Pratomo, SE, MM, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Basel. (*edokfo)

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Edo Lebiro
Fotografer: 
Edi Saputra
Editor: 
Edo Lebiro | Rustam | Yuclhaidir
Bidang Informasi: 
Kominfo