Pembinaan Dan Penguatan Reformasi Birokrasi, Justiar : Bekal Untuk Komitmen Dalam Melaksanakan Reformasi Birokrasi Yang Berkelanjutan

Toboali - Reformasi birokrasi di pemerintahan merupakan kebutuhan mendasar untuk terselenggaranya pemerintahan yang baik atau good government. Karena sasaran reformasi birokrasi adalah mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik dari waktu ke waktu.

Demikian seperti yang diungkapkan Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer, S.T, M.M, M.Si saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelaksanaan Pembinaan Reformasi Birokrasi oleh Tim Asistensi RB dari Kemenpan RB dan dalam rangka penguatan Reformasi Birokrasi (RB), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Zona Integritas (ZI) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Grand Marina Toboali, Rabu (12/06/2019).

Ditambahkannya pula, di era digital saat ini atau era industri 4.0 (four point zero) pelaksanaan reformasi birokrasi dituntut untuk selalu berinovasi dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan, yang tertuang dalam delapan (8) komponen pengungkit reformasi birokrasi.

"Delapan komponen pengungkit reformasi yaitu manajemen perubahan, penataan peraturan perundang-undangan, penataan dan penguatan lrganisasi, penataan sistem managemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak tim asistensi Menpan RB dan pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah peduli terhadap pelaksanaan pembinaan reformasi birokrasi di Bangka Selatan. "Insya Allah kegiatan ini berjalan dengan baik dan menjadi bekal bagi kami untuk komit melaksanakan reformasi birokrasi yang berkelanjutan," pungkas dia.

Sementara, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Drs. H. Abdul Fatah, M.Si dalam kesempatan tersebut mengimbau kepada seluruh tamu yang hadir untuk bersama-sama bekerja dengan mendalami berbagai instrument yang disampaikan oleh pemerintahan daerah. Semuanya, lanjut dia, adalah baik, dalam rangka mewujudkan dan kompetensi daripada ASN masing-masing. "ASN tepat ditempat yang tepat, ini yang kita inginkan sehingga memberikan daya dorong dalamberikan pelayanan kepada masyarakat," jelas dia.

Turut hadir dlam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Kasubbag Perencanaan di OPD, Evaluator SAKIP dan RB. (*edokfo)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Edo Lebiro
Fotografer: 
Edi Saputra
Editor: 
Rustam
Bidang Informasi: 
Kominfo