Desa Serdang Tetap Lestarikan Tradisi Dan Budaya

Toboali - Sebanyak 7 (Tujuh) pasang penganten menjalani ritual pengantin massal di Desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) , Sabtu (27/10/2018) Pukul 13.00 WIB yang sebelumnya dilaksanakan ritual sempat diguyur hujan.

Kegiatan kawin massal ini sudah menjadi tradisi sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah Negeri Junjung Besaoh dengan mengusung satu budaya lokal yang dikemas dengan apik menjadi Agenda Tahunan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Basel cukup menarik minat warga untuk menyaksikannya. 

Beragam ritual yang sarat dengan makna dengan kearifan lokal seperti pemberian sebutir sahang atau yang dikenal sebagai lada/merica dan percikan air kelapa yang dicampur oleh kembang tujuh rupa oleh ketua adat setempat H.Sukirman kepada setiap mempelai baik laki-laki maupun perempuan, hal tersebut diharapkan nantinya agar mereka dapat membentuk dan membina keluarganya yang sakinah mawaddah dan warohmah. Bahkan bentuk dukungan dan apresiasi  yang tinggi dari segenap handai toulan dan tetangga juga diwujudkan dengan menghaburkan beras kuning, mana kala tujuh pasang mempelai ini diarak keliling kampung desa Serdang dengan dipayungi oleh yang berhiaskan kertas  warna warni dan lilin tak ketinggalan  Gambus juga turut mengawal dan memeriahkan arak-arakan ketujuh pasangan pengantin yaitu pasangan Tanzillal Bin Karyo dengan perempuan Rosana Dewi, pasangan Riky Bin Samsuri dengan perempuan Aktalia Asmaniar Binti Asiyat, pasangan Heri Bin Bung dengan perempuan Desi Binti Askilan, Pasangan Bambang Bin Zainal dengan perempuan Uci Rosanti Binti Dasri, pasangan Rizal Bin Intan dengan perempuan Ila Binti Tajudin, pasangan Irwan Bin Asri dengan perempuan Rida Binti Riyanto, dan Pasangan Bela dengan perempuan Sari Binti Danusi.

Dikatakan Kepala Desa Serdang Apendi bahwa melestarikan budaya di era modern ini merupakan tantangan yang cukup berat bagi kita semua, namun dengan komitmen bersama seluruh masyarakat Desa Serdang akan selalu berjuang bersama dalam melestarikan kebudayaan daerah yaitu budaya adat pernikahan masal miliki kita bersama ini.

"Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengantin yang telah ikut berjuang bersama melestarikan budaya ini, kami juga mengucapkan selamat berbahagia. Semoga pernikahan ini dirahmati Allah SWT, serta menjadi pernikahan yang sakinah, mawaddah dan warohmah," pungkas Apendi.

Sementara, dalam sambutannya Gubernur Prov. Babel yang diwakili Ir.H.Achmad Damiri mengucapkan  selamat kepada para pengantin yang resmi menempuh hidup baru bersama pasangan masing-masing. "Sebelumnya Pak Gubernur melalui saya mengucapkan selamat kepada para pengantin semoga dapat  membangun keluarga yang sesuai dengan harapan masing-masing," ujarnya.

Lainnya ia juga mengimbau kepada para penganten  nantinya jika sudah memiliki anak agar dapat mengikuti program posyandu seperti pemberian vaksin dan ASI untuk petumbuhan anak yang lebih baik, menurutnya saat ini hanya 10 persen para Ibu-ibu di Babel yang memberikan ASI kepada anaknya.

Ritual kawin massal dihadiri Gubernur Babel Erzaldi Roesman diwakili Kepala Badan Ketahanan Propinsi Bangka Belitung Ir.H.Achmad Damiri, Wakil Bupati Bangka Selatan H.Riza Herdavid.ST ,Pimpinan DPRD Babel Toni Purnama,SIP,  Pimpinan DPRD Basel Samsul Bahri, Bunda Ariastuti, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Basel Eddy Supriyadi.,Spd.MPd, Danrem diwakili Kasiter Ren. 045 GAYA Letkol.Inf.Suhandi, Pabung Basel Mayor.Phb.Yusnaedi, Kajari diwakili, Kapolres diwakili Kasat Polair AKP, Danposmad AL.Lettu Samsudin, Ketua KPU Basel Amri.SP, Kemenag Basel H.Jamaludin.SA.g.MH, Camat Toboali Jusvinnar.S.STP, Babinsa Serdang Sertu Edi Mardiayansah, Bhabinkamtibmas Serdang Brigadir Dedi, Wakil Ketua TP.PKK Basel Ny.Elliza Riza, Kepala Desa Serdang Apendi, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta warga masyarakat setempat serta undangan lainnya. (TIM PPID) 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Tim PPID
Fotografer: 
TIM PPID
Editor: 
Edo Lebiro | Neneng Nurlela
Bidang Informasi: 
Kominfo