Basel Kembali Dipercaya Jadi Tuan Rumah Program AIESEC

Toboali - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin gencar melakukan Program Publikasi dan Promosi Pariwisata. Setelah sukses dengan kehadiran peserta AIESEC di tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kembali mengadakan Program AIESEC  yang ditempatkan di Kabupaten Bangka Selatan (Toboali) dan Kabupaten Bangka (Sungailiat). 

AIESEC  merupakan organisasi internasional untuk para pemuda yang membantu mengembangkan potensi kepemimpinan mereka. AIESEC adalah organisasi yang digerakkan mahasiswa terbesar di dunia. Organisasi yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan para pemuda dan menjadi ambassador di luar negeri untuk menjalankan project social,  pengembangan kepemimpinan, pengalaman kepemimpinan hingga Global Learning Environment.

Di musim kedua ini Kabupaten Bangka Selatan, khususnya di Toboali kembali menjadi Tuan Rumah untuk Peserta AIESEC setelah tahun sebelumnya menjadi tuan rumah untuk 7 Negara selama 3 bulan. Pada tahun ini 10 Orang peserta AIESEC akan melakukan Project Tourism Development, Tourism Promotion, Digital Marketing juga Product Packaging selama kurang lebih 6 minggu dari tanggal 25 Januari-8 Maret 2019 dengan judul project “Wonderful Bangka Belitung 2.0”. 

“Kita berharap kesuksesan Program AIESEC tahun yang lalu juga diikuti oleh tim AIESEC tahun ini, 10 peserta AIESEC akan tinggal di rumah orang tua Asuh dan berbaur dengan budaya lokal masyarakat dimana mereka tinggal. Mereka nantinya bersama Tim Kreatif TIC Kabupaten Bangka Selatan akan berkerjasama mengerjakan project yang mereka rancang untuk mendukung perkembangan Pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan” kata Haris Setiawan, MT, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan yang ditemui pada Acara Penyambutan Peserta AIESEC Toboali, Selasa (29/01/2019).

Alhamdulillah, imbuh dia, tahun ini mendapatkan program ini lagi, fokusnya adalah pertama melanjutkan program tahun kemaren, pembuatan desain dan Standard Operating Procedure (SOP) pengembangan promosi pariwisata, dan dalam hal ini sudah diluncurkan pada media sosial instagram dan sudah berjalan.

Selain itu, tambahnya, yang kedua adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan, terutama kelompok-kelompok wisata, sadar wisata atau komunitas nanti akan dididik.
"Nanti kita didik, kita latih baik dari kemampuan bahasa maupun interaksi, pada saat ada tamu dari luar mereka sudah siap," ungkap dia sekaligus menuturkan fokus yang ketiga yakni untuk mendorong desain promosi untuk lebih baik lagi baik untuk lokal maupun Internasional.

Adapun peserta-peserta tersebut antara lain Jed Tong-Malaysia (23y), Trang Nguyen-Vietnam (22y), Sara Bortolamiol-Italy 925y), Karolina Dabek-Polandia (27y), Joaquim Vandellos-Spanyol 20y), Lotte Hendrik-Belanda (21y), Yasmeen Badawy-Mesir (24y), Vanessa Lobelenz-Jerman (26y), Margareth Xu-China (20y), Carolina Kask-Estonia (23y) dan didampingi 4 orang pendamping dari AIESEC Indonesia. Kesepuluh orang tersebut dibagi menjadi empat divisi, yakni satu orang operational team leader, dua orang tourism developer, dua orang product innovation, dua orang journalist, satu orang digital markleter, satu orang videographer dan satu orang graphic design.

Sementara, Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Nirmayani SH menyatakan bahwasanya ini adalah kesempatan untuk mengenalkan Potensi Wisata Bangka Selatan ke luar Indonesia.
“Ini adalah kesempatan bagus bagi kita memperlihatkan keramahan masyarakat, keindahan alam dan budaya yang ada di Bangka Selatan sebagai potensi wisata yang mampu menarik minat wisatawan asing. Semoga dengan adanya Peserta AIESEC ini kita bisa berbagi dan bertukar pikiran bagaimana mengembangkan dan mempromosikan pariwisata kita untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara” kata Nirmayani.

Kesebelas peserta AIESEC tersebut akan berkantor di Tourist Information Center (TIC) Bangka Selatan di Kawasan Wisata Sejerah Benteng Toboali untuk mengerjakan project mereka berkolaborasi dengan Tim Kreatif TIC dan para pelaku wisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Mereka tidak hanya akan menyelesaikan program yang di telah ditetapkan tapi juga akan berbaur  dan mengenal budaya lokal masyarakat dimana mereka tinggal. Semoga kegiatan AIESEC di Toboali,.memberikan manfaat bagi promosi bagi wisatawan mancanegara dan kemajuan Pariwisata Daerah Kabupaten Bangka Selatan  dimasa yang akan datang. (*Zulaikha)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Zulaikha (Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga) | Avril
Fotografer: 
Avril
Editor: 
Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo